Telah terjadi musibah di Wek I, kecamatan Batangtoru pada hari Jumat (28/5) yang menyebabkan 1 (satu) orang TKA yang bekerja pada proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air Batangtoru meninggal dunia. Menurut Firman Taufick, Communications & External Affairs Director PT North Sumatera Hydro Energy, penyebab musibah adalah akibat tumbangnya pohon yang lapuk/mati.


BACA SELENGKAPNYA

Telah terjadi bencana alam tanah longsor di Wek Marancar kecamatan Batangtoru, pada hari Kamis 29 April 2021, pukul 18.20 WIB yang disebabkan oleh hujan lebat yang terjadi sejak pukul 14.00 WIB.


BACA SELENGKAPNYA

Medan, 9 Februari 2021. Orangutan Tapanuli sebagai spesies yang terancam punah, populasinya masih dapat meningkat dengan mitigasi yang tepat dalam menangani konflik manusia dan orangutan. Demikian dikemukakan Dr. Wanda Kuswanda, dalam disertasinya berjudul ‘Model Mitigasi Konflik Manusia dan Orangutan Tapanuli pada Lansekap Batangtoru di Kabupaten Tapanuli Selatan’,


BACA SELENGKAPNYA

PLTA Batang Toru di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, hadir sebagai bagian dari solusi dan upaya untuk menekan laju perubahan iklim global. Dengan daya sebesar 510 MW PLTA Batang Toru mampu berkontribusi pada pengurangan emisi karbon sekitar 1,6 juta metrik ton setara karbon (MTCE) per tahun atau atau 4% dari target sektor energi nasional, atau setara dengan kemampuan 12 juta pohon menyerap emisi karbon. 


BACA SELENGKAPNYA

Jakarta, 16 Desember 2020 - Ikan jurung mempunyai prospek besar untuk menjadi penopang kesejahteraan masyarakat di Tapanuli Selatan, dan daerah lainnya di Indonesia. Ikan yang hidup di sungai dan memiliki harga tinggi tersebut dapat dibudidayakan. Karena itu sinergi semua pihak sangat penting untuk pemberdayaan masyarakat.


BACA SELENGKAPNYA

Sipirok, Tapsel-Badan SAR Nasional (Basarnas) hari ini secara resmi menghentikan pencarian operator excavator, Afwan Mari Mansyah Ritonga (38 tahun) yang masih hilang tersapu tanah longsor akibat hujan deras di area proyek PLTA Batang Toru pada Jumat 4 Desember,


BACA SELENGKAPNYA

Menanggapi artikel di Mongabay.com tanggal 19 Agustus 2020, kami menilai, bahwa isu yang diangkat oleh The International Union for Conservation of Nature (IUCN) maupun mereka yang anti pembangunan PLTA Batang Toru bersifat umum, tanpa didukung data yang spesifik dan terbaru.


BACA SELENGKAPNYA

Pembangunan berkelanjutan seharusnya menjadi landasan utama pembangunan kawasan Area Penggunaan Lain (APL) di Batang Toru yang selain memiliki habitat spesies orangutan Tapanuli, spesies baru yang diumumkan tahun 2017 juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi dengan banyaknya pengembang hadir di kawasan ini, Demikian diungkap pemerhati lingkungan,Emmy Hafild dalam acarabertema ‘Mengelola Habitat Orangutan dalam Kawasan APL’yang diselenggarakan secara daring oleh CSERM (Center for Sustainable Energy & Resources Management), Universitas Nasional, Senin,13/7.


BACA SELENGKAPNYA